Saturday, 24 March 2018

Kayangan #2



Melanjutkan kembali kisah kami para peri dikayangan langit ketujuh.
Kami bertujuh menerima masing-masing hadiah, yaa hadiah bantal yang kami beli bersama dan yang akan menemani kami dalam perjalanan kami kemana pun,  termasuk perjalanan kami kembali kekayangan ini.
Tiba lah saatnya bagi kami untuk menyampaikan pesan kesan yang kami rasakan selama kami berada dikayangan selama 10 bulan. Kalau memasuki tahun baru moment ini lah yang ditunggu-tunggu, ya kalau orang batak bilang mandok hata.  Memang 10 bulan itu bukan waktu yang cukup lama untuk membuat episode-episode kami. Yaa, belum bisa ngalahin episode sinetron yang ada ditv-tv, yang dari zaman masih SMA sampai tamat kuliah pun masih ada dan belum tamat-tamat.
Bukan waktu yang cukup lama sih, tapi…
Mungkin ini memang bukan pertemuan pertama kami.
Mungkin saat sebelum memasuki kayangan langit ketujuh ini kami sudah saling mengenal dan saling menyapa, dan
Mungkin kami bahkan pernah seatap dulunya.
Dan tanpa disangka-sangka sekarang bisa seatap lagi.
Dan bisa semakin saling mengenal lebih dekat dan saling berbagi.

Satu persatu dari kami mulai menyampaikan pesan kesannya. Awal-awal sih kita pura-pura kuat untuk gak nangis. Eh pas orang kedua mulai ngomong dan seterusnya mulai tuh satu-satu ada yang nangis.
Kita bertujuh ini terdiri dari 7 anak perempuan yang ingin menjadi peri, haha.

Yang pertama ada lili namanya yang dari umur sih lebih tua dibandingkan yang lain tapi gak mau kalau dipanggil kakak. Yang kalau nyanyi suara nya bagus kali, kek konser kalau uda dikamar mandi, yang kalau mandi lama nya astaga naga, naga aja gak gitu, yang kalau uda marah ngeri-ngeri. Yang sekamar bertiga, dan bisa akur juga ternyata.

Yang kedua, perkenalkan ada iip yang suaranya gak kalah bagusnya sama si lili, dia rajin ikut paduan suara gitu, perawatan wajah nya banyak kali,semua dipakeinnya, obsesi terbesarnya buat kurus dan ngecilin pahanya, yang nyobain segala jenis olahraga, yang sangat bersemangat waktu Zumba tapi diawal-awal aja, yang pernah nangis karena kemarahan lili yang ngeri-ngeri sedap, wkwkwk, karena iip hanya belum terbiasa aja, lama kelamaan dia akhirnya sanggup melewati nyaa.

Yang ketiga, ada oma yang suaranya lembut kali, yang mata nya sipit-sipit imut, yang jarang kali marah, yang jago mengendalikan keempat elemen, air, api, bumi udara, eh emosi maksudnya, yang lagi belajar main biola, yang awal-awal belajar suara biolanya agak mengganggu dan mirip suara pianika dan masih terdengar suara aneh lainnya. Tapi sekarang sudah tidak terdengar seperti pianika. jadi kangen dengar suara biolanya :'). Teman sekamar nya Sonia dan teman berbagi kamar mandi dengan lili dan kedua kawannya.

Yang keempat ada mommy shark,kawan sekamar lili. Masih gak paham kenapa dipanggilnya mommy shark. wkkwkw yang kalau uda belanja banyak kali yang dibeli, yang sekarang juga lagi belajar main biola, uda bisa nanti kalau ketemu lagi buat okestra kita, yang bangun nya paling pagi, terus mandi, kemudian tidur lagi. Haha

Yang kelima, ada Sonia, kawan sekamar si oma, yang punya pacar super romantis walau ldr-an,yang suara ketawanya renyah kali, bahagia liat dia ketawa kek gitu, yang punya adek bungsu yang masih TK dan lucu kali, juga punya adek perempuan mirip iip kalau ku liat-liat.

Yang Keenam, ada rene, adik kecil kita, yang paling muda diantara yang lain, tapi yang paling gila kelakuan nya, yang suka kepoin akunnya mimi peri, terus dia tiruin lah itu, haha, yang kalau gak ada dia gak rame lah kayangan ini, gak ada dia gak ada yang mimpin Zumba kami.

Yang ketujuh, ada aku sendiri didi yang bukan siapa-siapa. Yang suka disangka cowok sama abang-abang gojek dan grab kalau ngeliat namanya. Sekian dulu..

No comments:

Post a Comment

Review ala-ala Drama Voice Season 2

Credit google image Kali ini cerita-saya, kembali lagi dengan review ala-alanya. Setelah mereview salah satu film korea yang keren bgt...