Saturday, 31 March 2018

Siap Mengabdi

Selama 3 tahun menjalani kerasnya dunia perkuliahan ntah sekeras apa,  dibayangin sendiri aja ya, hehe. Agak lebay emang.

Pada tanggal 19 Oktober 2016,  aku akhirnya mampu diwisuda bersama 4.260 wisudawan lainnya dan Puji Tuhan lulus dengan hasil yang memuaskan dari perguruan tinggi kedinasaan yang telah ku pilih sebagai tempat ku menggapai cita-cita.

Perjuangan tdak berakhir disini namun justru perjuangan yang sebenarnya akan segera dimulai dari sini.

Tempat ku menempuh pendidikan adalah salah satu  perguruan tinggi dimana lulusan nya akan langsung dipekerjakan menjadi seorang PNS. Yaa, mungkin mimpi sebagian siswa/siswi yang telah menyelesaikan masa sekolah menengah atasnya adalah masuk keperguruan tinggi ini, dimana biaya pendidikan gratis,  fasilitas pendidikan juga telah tersedia.

Mungkin sebagian orang berpikir “wah, enak ya dia selesai kuliah langsung kerja.”
Benar memang, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian.

Kami sedih ketika beberapa teman kami harus menghentikan langkahnya ditengah jalan, namun apa? Apakah kami yang masih mampu berjalan harus berhenti? Tidak.  Kami harus tetap melangkah maju, karena perjuangan kami belum berhenti disini. Mungkin beberapa teman kami harus melanjutkan mimpinya di tempat lain. Tapi kami tetap harus terus bertahan. Karena kami percaya Tuhan selalu punya rencana yang indah untuk setiap Umatnya.

Sebelum diangkat,  kami harus telebih dahulu mengikuti tes kemampuan dasar (TKD). Zaman kami dulu tes ini diadakan setelah wisuda,  namun beberapa tahun belakangan tes ini diadakan diawal  tes saringan masuk.

Masih teringat, saat itu tes ini masih belum jelas jadwalnya.  Sehingga kami harus selalu siap sedia ketika jadwal yang ditunggu-tunggu mendadak datang. Kami harus sigap,  siap untuk selalu mempersiapkan perlengkapan tempur sebelum peperangan terjadi. Belajar sejarah indonesia, uud 45, uu RIS, sejarah internasional, dan pengetahuan umum lainnya tidak lepas dari ksseharian kami sebelum tes ini jelas jadwalnya.

Setelah TKD dan pengumuman hasil tes, kami juga harus mempersiapkan diri untuk menerima keputusan penempatan kami. Pengumuman penempatan pun akhirnya keluar.

Mungkin diantara kami dalam lubuk hati kami menolak untuk penempatan dibeberapa daerah. Tapi,  apa kami bisa mengatakan “TIDAK”.  Tidak bisa, kami harus menerima dimana, kapan dan apapun itu kami harus menerimanya. Karena kami telah berkomitmen diawal bersedia ditempatkan dimanapun dan siap mengabdikan diri kami membangun Indonesia yang lebih baik. Kami percaya PILIHAN Tuhan adalah pilihan yang terbaik.

Mengingat kembali, pesan Ibu Menteri di SICC saat wisuda setahun yang lalu: untuk memanfaatkan keistimewaan tersebut dengan bijak.  Karena masih banyak orang diluar sana yang kesulitan mencari pekerjaan.
"Saya ingin privilege menjadi sebuah kehormatan yang tidak boleh dinodai. Anda harus menyadari status yang anda miliki dan privilege merupakan kehormatan yang diberikan negara ini kepada anda dan jangan khianati Indonesia"

#DWCjilid12
#squad3 
#Day7






No comments:

Post a Comment

Review ala-ala Drama Voice Season 2

Credit google image Kali ini cerita-saya, kembali lagi dengan review ala-alanya. Setelah mereview salah satu film korea yang keren bgt...