Sunday, 7 August 2011

My Best Friend My Life Giver part 1


Hari ini  hari pertama saya masuk sekolah setelah kejadian yang menimpa saya beberapa bulan yang yang lalu.
saya bersekolah lima hari seminggu diruang tamu, saya tidak bersekolah pada hari sabtu akibat kondisi kesahatan saya yang belum sembuh total. Biasanya ini disebut home school. Bagiku sekolah itu sangat membosankan. Belajar ini dan itu padahal satu pun tidak kumengerti. aku tidak berminat belajar apa-apa.

Oh ya....kenalkan aku sunny. Umurku lima belas tahun aku tidak mempunyai seorang kakak maupun adik, aku adalah anak tunggal. Dulu aku bersekolah di sekolah formal. Namun setelah kejadian  itu aku tidak bersekolah lagi di sekolah formal. Aku suka melakukan hal-hal menyenangkan bagi ku, tapi sepertinya tidak dengan orang lain, seperti menaiki eskalator turun untuk naik dan sebaliknya atau melihat hantu.

Hari ini saya memulai pelajaran dirumah.
"aku tidak suka belajar ini ?" kataku pada bu nina guruku dirumah. Guruku tidak berkomentar. "bagaimana kalau kita melakukan hal yang menyenangkan  daripada harus belajar ini?"kataku. Dia tetap saja tidak berkomentar. Aku pun meninggalkan nya di ruang tamu dan berlari  menuju kamar ku.

saat berbaring di tempat tidur beberapa menit saja.
Tiba-tiba ketukan seseorang timbul dari pintu "siapa?ibukah itu" Tanya ku. "iya, apa yang kau lakukan di dalam sana, ayo buka pintu ini biarkan ibu masuk?" kata ibu padaku. "baik, bu."kata ku. Pasti aku disuruh kembali keruang tamu untuk belajar lagi. "ada apa dengan mu sayang?"tanya ibu ku setelah ku bukakan pintu untuknya. "tidak apa-apa"kataku.
"kembali keruang tamu dan lanjutkan pelajaranmu"kata ibu.
"aku tidak mau" jawabku "mulai besok aku akan kembali bersekolah disekolah".
"kau yakin,baiklah ibu akan menelpon ayah untuk memasukkan mu kembali kesekolah"kata ibu. "sebelum itu kembali lah kesana lanjutkan pelajaran mu hari ini".

Aku pun kembali keruang tamu, melanjutkan pelajaran ku hari ini.
"bagaimana kalau kamu mencoba menggarang?"tanya ibu nina. "menggarang?"jawabku. "oh. ayolah. kamu pasti tertarikan, cobalah menggarang tentang dirimu atau sahabatmu."katanya padaku."sahabat....?aku tidak punya sahabat,jadi jangan bicarakan soal sahabat pada ku."jawabku marah padanya. Tiba-tiba aku teringat sahabat ku yang sangat kukasihi,yang tak ku ketahui keberadaan nya sejak saat itu. Aku tidak ingin mengingat nya dan mengenang nya lagi. "aku benci sahabat?"teriak ku."ada apa dengan mu,kenapa kamu harus marah.?"tanya nya padaku. Ibu berlari dari dapur menuju ruang tamu, mungkin dia mendengar teriakan ku tadi. Ibu berkata pada bu nina "ada apa ini?".aku berlari menuju kamar ku, meninggalkan mereka berdua diruang tamu.

Kututup pintu kamar dengan keras. Sayup-sayup ku dengar dari kamar ibu berkata pada bu nina, "bu mulai besok ibu tidak usah datang kembali kesini, dia akan kembali bersekolah seperti biasa, maafkan perilaku nya yang tadi." bu nina menjawab "oh tidak apa-apa".

Hatiku bercampur senang dan sedih. Senang karena kembali bersekolah bersama teman-teman, Dan sedih karena teringat akan sahabat ku. 

Ku pejam kan mata ku, hingga ku terlelap dalam tidur.

Keesokan harinya pun tiba.......
"ayah, cepat dong ntar aku terlambat nih."kata ku pada ayah yang sedang merapikan dasinya."waw,anak ayah sepertinya senang sekali pagi ini."jawab ayah.
"sunny kamu yakin, kamu akan sekolah dengan keadaan mu seperti ini"
"iya dong, ayah tak perlu mengkwatirkan ku, aku tidak apa-apa"
kami berangkat menuju sekolah dengan mobil yang biasa ayah bawa ke kantor.

Setibanya di sekolah...
Ku perhatikan sekolahku yang sempat empat bulan tak kulihat. Tidak ada perubahan yang terjadi, masih sama seperti dulu. "ayah, tidak usah menjemputku nanti, aku akan pulang sendiri."kata ku pada ayah sambil berlari menuju kelas ku. Saat ku memasuki kelas ku, teman-teman ku memperhatikan ku dan berbisik-bisik. Aku tahu mereka membicarakan keadaan ku, namun itu tidak membuatku sedih. Tapi ada beberapa teman-teman ku yang menyambutku dengan gembira seperti teman sebangku ku dulu,,, riska.

aku duduk dibangku ku, tepatnya di samping riska teman sebangku ku..
" sunny kamu kok uda sekolah, emang nya kamu sudah baikkan " tanya riska teman sebangku ku.
"aku sudah baikan kok"jawabku.
“maaf ya, kalau akhir-akhir ini aku tidak menjenguk mu.” Riska berkata pada ku.
“taka pa” Kata ku padanya.
" Oh iya......beberapa bulan yang lalu sebelum kau mengalami kejadian itu Felix mencarimu, katanya ada sesuatu yang ingin dia katakan padamu."
" aku tahu. Dia sempat menjumpai ku sebelum kejadian itu , tapi dia tidak mengatakan apapun padaku. Apa dia mengatakan sesuatu padamu?"
" Dia tidak mengatakan apapun padaku." Sahut riska
" Tapi, dia pernah mengatakan padaku bahwa dia akan bias melihat alam ini dan aku. Menurutmu apa maksud kata-katanya itu?"
Riska tampak terkejut " Mungkin saja maksudnya............." Suara riska membuat teman-teman di sekitar kami, heran.

Belum sempat melanjutkan kata-katanya bel masuk berbunyi dan guru kami pun masuk..
"maksud mu tadi apa...." Bisik ku ke telingn riska "nanti beritau aku ya..."
" iya. Sepulang sekolah nanti, aku akan kerumah mu."jawabnya
Siapakah sebenarnya Felix?
Dan apa yang terjadi selanjutnya?

Bersambung....




 

No comments:

Post a Comment

Pendakian Pertama

Yaps, bulan Mei tahun lalu tahun 2017 di salah satu sudut ruangan kantor, kalau gak salah ingat, hihi kami bertujuh sedang membicaraka...